Menyikapi Hasil Gladi Kotor

psp_latMelihat dari keseluruhan sajian tim penyaji di Gladi PSP, bagaimanapun itu semua harus dihargai dari sebuah proses kreativitas. Gladi Kotor  ada memang karena ingin melihat sebesar apakah kesiapan tim penyaji PSP untuk menghadapi event nanti. Dan tentunya semua harus berada dibawah koridor “proses”. Tak ada sesuatu yang dapat memuaskan kita jika kita tak mau belajar dari segala kesalahan dan kekurangan. Artinya, setelah ini adalah bagaimana tim penyaji mampu memperbaiki segala kekurangan-kekurangan itu.

Kita sedang membuat sebuah karya seni, karya yang diagungkan manusia dari keindahan-keindahan yang terbentuk karenanya. Keindahan-keindahan yang tidak itu-itu saja, tetapi sebuah kreativitas yang melahirkan kejutan-kejutan dan letupan-letupan emosi. Sehingga itulah yang membuat para penonton sajian seni pertunjukan mau menonton pertunjukan kita. Ajaklah pikiran dan perasaan penonton mengikuti alur kemana cerita mengalir. Memberikan sentuhan-sentuhan yang bersifat artistic adalah sebuah langkah yang paling tepat untuk menggerakkan perasaan penonton. Musik dan audio yang muncul melalui perangkat sound system haruslah mampu menstimulasi acting para pemain. Dan para pemain sudah seharusnya merespon sesuai dengan karakter tokoh yang diperankannya. Bukan hanya itu, tetapi semua komponen pentas harus menyatu, tidak berdiri sendiri-sendiri. Penataan artistic lainnya yang diperankan oleh property, dekorasi, kostum dan tata rias sesuai dengan fungsinya mendorong karakter tokoh. Oleh sebab itu para tim penyaji melalui tim management pentasnya mengenal betul semua persoalan-persoalan di atas pentas. Semua itu harus diperhitungkan dengan detail, terinci adegan ke adegan berikutnya yang digambarkan dalam pemetaan pentas, disebut “STORYBOARD”. Semakin detail penggambarannya, maka semakin kita mudah dalam menjalankan rencana pentas, terhindar dalam masalah-masalah.

Tetapi jangan dikira bahwa sebuah pentas pasti akan berjalan mulus tanpa kendala. Persoalan terbesar adalah membangun motivasi, mengapa Anda harus ada di atas panggung. Tanyalah pada diri Anda sendiri. Pastikan bahwa Anda benar-benar ingin berkarya, ingin jadikan momen ini adalah kesempatan hidup terbesar yang harus Anda raih. Anda harus membangun cita-cita besar dengan kelompok Anda. Sekecil apapun peran Anda dalam tim, besar artinya bagi sebuah tim. Jangan bicara lagi atasnama “I” , tetapi harus “We”. Simpan titik huruf “i” di bawah. Sehingga Anda bisa mengerti mengapa saya ada disana.

Jika Anda diberi penilaian berapun besarnya dari panelis, bukan berarti bahwa itu adalah sebuah titik akhir. Perjalanan itu masih panjang. Masih banyak yang Anda harus kembangkan lagi agar pada waktunya nanti 100 % di tangan Anda. Selamat berjuang….. hingga 14 Mei 2012 nanti di TBJB.

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *