Tahap Produksi Film

Proses produksi film bukanlah suatu yang mudah untuk dijalankan. Sebuah tim produksi harus mengawali dengan memiliki sebuah design rencana yang tepat dan efisien, seperti menyiapkan storyboard dan breakdown, menyiapkan para pemain, persiapan awak kru film dengan berlatih kerjasama dan menghasilkan gambar yang bagus, dll. Semua itu pada saat pengambilan gambar, peran SUTRADARA lah proses itu digarap bersama seluruh awak film, termasuk aktor dan aktris. Sutradara sebagai penentu arah kemana gambar akan menjadi sebuah karya yang artistik. Oleh sebab itu sutradara harus benar-benar memiliki persiapan yang sangat detail.

Mari kita amati sebuah kerja film “Atambua 360 derajat”, film dokumenter dengan gara[an sutradara Riri Reza (sutradara Laskar Pelangi).

Kita melihat bagaimana peran sutradara yang terus menerus mendampingi cameramen dalam mengambil gambar.

Seyogyanya bahwa sutradara hanya memberi instruksi ‘Rolling Action’ dan ‘Cut’. Tetapi tidak sesederhana itu, sutradara juga harus memberikan arahan kepada para pemain, kemana bergerak dan apa yang harus dilakukan pemain. Setelah gambar sudah terambil oleh camera, disarankan agar mereview gambar, periksa hasil gambar sesuai dengan kebutuhan film. Periksa pula bayangan cahaya yang mengganggu. Periksa juga munculnya kebocoran suara (noise). Usahakan suara dialog pemain harus lebih dominan dibandingkan suara dari lingkungan.

Bila dianggap masih kurang sesuai, jangan sungkan untuk mengulang pengambilan gambar kembali. Data bisa dijadikan pilihan untuk proses editing.

Oakai… Selamat berlatih dan berkarya.

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *