Kreativitas Panggungan Ngga Ada Berhenti

ozonePSP atau sebutan sebuah event yang cukup menantang di SMAN2 Bandung, kini sudah mau memasuki tahun ke 21 diselenggarakan di kampus ini. Sebagai sebuah wadah kreatif anak muda, sudah pasti bahwa PSP (Pekan Seni Pelajar) menjadi sebuah ruang terbuka bagi eksplorasi seluruh potensi kreatif siswa-siswa kelas XI (kelas 2 SMA). Seluruh siswa yang dalam kali ini berjumlah 12 kelas, menghimpun daya menjadi sebuah tim produksi, layaknya memproduksi karya-karya profesional. Tak jauh dengan format yang sudah-sudah, seni panggungan menjadi pilihan. Jika tak ada aral melintang, 14 Mei 2016 nanti adalah saatnya Taman Budaya Jawa Barat dibuat heboh dengan karya-karya yang selalu baru.

Prosedur berkarya yang selama ini sudah dianut sepenuhnya di pelaksanaan PSP, diantaranya :

  1. Membentuk Tim Produksi, memiliki nama, memiliki konsep, memiliki jiwa dan karakter yang berbeda.
  2. Mempersiapkan design karya, seperti : mengajukan sinopsis, menyusun skenario, membagi media karya seni yang terlibat di dalamnya, dll.
  3. Mengikuti kegiatan Workshop yang diselenggarakan oleh penyelenggara, seperti diantaranya : penulisan skenario, penyutradaraan, audio technic, MIDI music digital, Video Editor, Tata Artistik (kostum, rias, properti), Tata Cahaya, dll
  4. Proses berkarya , seperti berlatih teater, berlatih musik, berlatih tari secara partial. Sambil terus berlatih, di sisi lain seperti Video bumper mulai menyusun karya film sisipan untuk dilibatkan dalam pertunjukan itu.
  5. Mengkolaborasikan seluruh media yang digunakan dalam satu paket karya seni pertunjukan (multi art media). Bagian ini adalah bagian yang tersulit, karena seluruh media art harus terhubung, mencari benang merahnya, jangan sampai terputus hingga menit terakhir (40 menit).
  6. Mengikuti kegiatan evaluasi persiapan, bernama Gladi Kotor : diamati, dikoreksi, dinilai, diberi saran bagi perbaikan karya (18 – 23 April 2016), oleh prakstisi seni di rumahseni2.
  7. Melakukan perbaikan atas hasil penilaian gladi kotor (2 minggu).
  8. Mengikuti Gladi Bersih (H-3).
  9. Pelaksanaan (14 Mei 2016)
  10. Pelaporan (2 minggu)

Tampaknya tulisan di atas sederhana. Tetapi ini dibutuhkan sebuah kerja keras dari seluruh anggota tim produksi untuk menghasilkan karya yang sehebat-hebatnya, mendapat apresiasi yang baik di hadapan penonton. Dari sekian banyak anggota tim,pasti tidak semua memiliki kemampuan, keterampilan, dan motivasi yang sama. Itulah PSP, dengan segala perbedaan selalu bisa.

Sebagai ruang kreatif, prinsip dasarnya adalah selalu menempatkan Kreativitas ngga pernah boleh berhenti. Jangan takut menjadi berbeda. Jangan malu jika salah. Tidak ada yang salah untuk melakukan kreativitas.

Selamat datang untuk menjadi kreator-kreator baru di PSP XXI.

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *