Beres beres Pasca Gladi Kotor

Seperti di tulisan sebelumnya, gladi kotor menyisakan PeEr yang masih banyak. Gladi hanya terkonsentrasi  di bidang materi pentas, materi pemain, materi musik, tata kerja produksi. Dan 3 bulan ke depan hingga hari H (4 Maret 2016) beberapa langkah yang harus diproses adalah sebagai berikut :

  1. Materi Pemain Teater, berlatih ringan untuk memberikan artikulasi terhadap semua peran dan acting. Sering-seringlah para pemain berlatih interaksi gerak non dialog, menempatkan bloking yang lebih tepat, memperkuat ekspresi, berlatih dengan alat bantu (properti) dan berlatih vocal lebih detail dan berkarakter. Hidupkan lakon-lakon lebih kuat dan menghipnotis penonton.
  2. Materi Musik, selain mengasah kembali penguasaan instrumen, berlatihlah seolah-olah para pemain sedang berbicara, sehingga harmoni musik semakin rapat. Bicara tentang Band, intinya adalah kuatkan beat yang dibangun oleh Drums dan Bass. Lalu fokuslah pada melodi yang dibangun oleh Vocal atau instrumen lainnya. Untuk sebagai pedoman, sebaiknya harmoni musik Anda direkam secara sederhana, dengan teknik yang sudah disampaikan di workshop sebelumnya (perekaman). Perekaman multitrack andalkan software ringan seperti Adobe Audition, Vegas atau Cubase SX. Jika ingin lebih cepat dan rapi, gunakan teknik perekaman MIDI Music. Studio rumahseni menyediakan fasilitas untuk perekaman musik Anda.
  3. Materi Tari, ulangi kembali tentang esensi gerak dalam sebuah tari, seperti keseimbangan, pola lantai, artikulasi gerak, ekspresi diri, harmoni antar penari, ritmik musik pengiring, dll. Pertimbangkan penggunaan alat tari untuk melengkapi konsep tari, seperti : kursi, tongkat, cahaya, pedang, selendang, topi, sepatu, dll.
  4. Story Board, rajinlah seorang stage manager berlatih detail, peka semua persoalan pentas, seperti ; kapan pemain masuk, kapan musik dibunyikan, dari sisi mana pemeran masuk dan keluar panggung, berapa banyak microphone yang digunakan, kapan setting dekorasi panggung, lampu mana yang menerangi pemain, dan seterusnya… Dengan memperhatikan para pemain berlatih, stage manager harus mampu menterjemahkannya dalam sebuah tabel storyboard. Menyusun storyboard sekali lagi berurusan dengan durasi.

Masih ada 3 bulan ke depan (4 Maret 2016), beberapa agenda yang memang sudah menjadi schedule PSP diantaranya adalah :

Tata Artistik , yang artinya menata seluruh kebutuhan visual berhubungan dengan bentuk, bahan, warna dan fungsi.

  1. Pembuatan Properti Pentas, yang terdiri dari Properti Dinamis, yaitu properti yang digunakan para pemain (pedang, kursi, camera, sepeda, telepon, tas, dll) dan Properti Statis, atau yang sering kita sebut dekorasi (dinding, pohon, meja, kursi, lampu taman, rambu lalu lintas, plang jalan, dll). Semuanya dibuat dengan memperhatikan fungsi properti untuk dukungan pentas. Beberapa pegangan yang bisa digunakan untuk acuan, diantaranya : Praktis/Portable, Kokoh, dan Kreatif dengan memanfaatkan bahan Recycle. Penggunaan bahan yang sangat murah, atau recycle, seperti kardus, plastik, kawat, benang, pralon, dengan menggunakan bahan pewarna acrylic/cat tembok , bahan yang menyerap cahaya lampu. Gunakan warna-warna dominan/terang.
  2. Pengadaan Kostum Pemain, yang sesuai dengan karakter tokoh. Perhatikan warna backdroof panggung adalah Hitam. Jadi dengan demikian gunakan warna kostum yang dominan warna terang. Perhitungkan dengan detail setiap kostum yang digunakan dari ujung kaki hingga ujung kepala, dari sepatu hingga topi atau mahkota.
  3. Berlatih Tata Rias. Berikan karakter yang kuat terhadap tokoh dengan belajar menciptakan tokoh yang berbeda dengan rias biasa (harian). Yang cantik menjadi lebih cantik, yang tua, yang belia, yang jelek rupa, yang bengis/jutek, dll.
  4. Berlatih Menggunakan Peralatan Tata Cahaya. Mewarnai panggung adalah kunci utama dalam memberikan kesan dramatis sebuah karya panggung. Buatlah desain yang lebih matang untuk semua desain pentas. Baca Kembali

Untuk keberhasilan karya Anda, diperlukan usaha detail atas semua pekerjaan itu, tercatat, terdesain dan terlatih.

PSP mempunyai perhatian lain terhadap kreativitas desain multimedia, yaitu poster dan video.

  1. Poster Grafis. Media poster secara standar berjenis printing desain. Poster di desain untuk mengkomunikasikan karya Anda, tercetak dalam ukuran A3. Desain poster tsb seperti biasanya digunakan juga untuk ditayangkan di media sosial. Intinya konten poster adalah Judul Karya, Tema, Anak Judul, Tim Produksi, pemeran utama, dan tim kerja pendukung, seperti script writer, sutradara, properti, kostum, dll. Lihat Contoh
  2. Video Grafis, yakni video-video bumper yang menyatu dengan adegan cerita dan video trailer (iklan). Video bumper akan terperiksa jika tak ada perubahan yakni tanggal 13 Januari 2017 (tunggu info lanjutan). Video Trailer jika sudah terperiksa diijinkan dipublikasikan.

Contoh Video Trailer PSP

Tulisan Terkait :

  1. Tata Artistik Pertunjukan
  2. Mewarnai Panggung lewat Tata Cahaya
  3. Video Bumper Melengkapi sebuah Pertunjukan Teater
  4. Storyboard untuk mengelola Pertunjukan
Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *